Blogger Layouts

letak jejak (:

Tekan sini kalau anda sedang menerjah blog niy

::~t3ngok-t3ngok~::

Tuesday, March 29, 2011

all about love !

  1. All I care about is being with you forever.
  2. All the gold and diamond in the world are not enough to buy the love I have for you.
  3. God created you for just for me.
  4. I am addicted to your love.
  5. I am crazy about you.
  6. I cannot live without you.
  7. I cannot stop thinking about you.
  8. I did not mean to hurt your feelings.
  9. I do not want to wake up from this wonderful dream with you.
  10. I feel safe when I am with you.
  11. I get lost in ecstasy when you make love to me.
  12. I have finally discovered true love – you.
  13. I love talking to you.
i love u very much !
i love u plus plus !

love u foeve n eve !
insyaallah !!
c:

Tuesday, March 22, 2011

awak awak ,



awak tau tak hati saye sakit sangat .



awak macam tak perlukan saye .



saye nie macam tak de kat depan mate awak .



saye nie sape je bagi awak ?



kekasih awak ?



tapi nape saye rase terhine sangat ?



saye just nak kasih sayang awak .



tak lebih dari tuh .



saye bukan mintak nyawe awak .



JUST KASIH SAYANG AWAK .



saye tunggu awak lame .



saye call awak , then awak cam endah tak endah je .



air mate saye menitik awak .



tapi awak ape tau ?



saye diam je .



saye mintak maap kalo sikap saye nie buat awak tak suke kat saye lagi .



saye terima . :'(

Sunday, March 20, 2011

akhir nye ! c:

haha .. akhirnye , ciap gak videp yg aku uad cndiri nie . ary tu nengok akk buad , ttibe ase nk try uad cndiri . try dari ary tuh , tp ary nie baru jadi . hm , special foe my beloved fwen , not only fwen , but also my adopted brother n sister . luv u all . <3<3<3


video

Tuesday, March 15, 2011

muDahNy3 maNUsia fAlL in lOv3

Dan terkadang kecintaan memelikkan kita.
Mengapa mudah kita tertaut hati pada seseorang itu?

Hanya pada pandangan pertama.

Dan dulu seorang adikku
selalu mengatakan itu padaku,

Begitu mudahnya aku menyintai seseorang.
Begitu juga dalam jalan dakwah ini.

Kita akan mudah terjatuh cinta.
Banyak kali

Cinta pada mereka yang memberikan kita rasa faham ini.
Dan cinta kepada mereka yang kita berikan rasa faham ini.

Ia adalah tautan hati
Yang sukar dimengertikan.

Perasaan yang sukar
Dinukilkan dengan lukisan kita

Begitulah besarnya erti cinta pada dakwah ini.
Ia menolak kehendak diri untuk memberi sebuah erti

Jauh dirasakan dekat
Sering bersama tidak mendatangkan kebosanan
Ianya bahagia tiada tara!

Ia mengajar erti untuk tidak berhenti dalam memberi
Ia menolak diri untuk sentiasa mengorbankan diri
demi insan yang baru sahaja dikenali

kerana ikatan hati itu
bertahkik pada cinta Ilahi

( aku dan dia, mengalami rasa yang sama; mudahnya hati ini tertaut dan menyukai manusia. Kerana itu, takutnya apabila dialirkan cinta itu pada yang bukan berhak)

Kerana dakwah dan islam, sentiasa menyatukan hati kita,
Menjadikan kita sentiasa jatuh cinta sesama kita,
Setiap masa.

Mudahnya dakwah ini menjadikan kita
Untuk jatuh cinta!

m3maHaMi r3aLiTa umAt yaNG s3b3naRny3

Kami persembahkan kepada kalian,yang dating dari ajaran suci ; sebagai tanda hubungan pesaudaraan yang diikat dengan benang-benang keimanan :


Yaa Akhii wa Ukhtee sekalian


Tiada lontaran kata-kata dan rentetan kalimat yang jauh lebih berharga dan mulia yang patut kita ucapkan kecuali senandung puji syukur kepada الله ربلعزة atas limpahan nikmat dan berkahnya kepada kita, terutama nikmat Iman dan Islam. Keduanyalah yang mampu menhantarkan kita pada kebahagiaan baik di dunia dan di akhirat. Tiada yang mampu menandingi akan harga dan keutamaanya walaupun semua yang ada di bumi dan langit dikumpulkan.

Sholawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan dan uswatun hasanah kita yaitu Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wasalam. Seorang Mujahid terkemuka pembawa obor dan menjadi penerang bagi kehidupan Ummat Manusia, sehingga bisa hidup dengan keridhoan dan kerahmatan, dengan berpegang eguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.


Ikhwaty seperjuangan . . .

Sangat menjadi harapan dan kebahagiaan bagi kami bila kita sama-sama merenungi apa yang dating dai kita, lewat apa yang kami sampaikan ini semoga mampu menyirami hati dan amal kita yang sudah lama kerontang dan layu. Dan kami Insa Allah membawakan :

GHAZWUL FIKR = غزوالفكر


Para Mujahid-mujahid yang tetap tegar

Kamus sejaah telah mencatat sebuah peristiwa besar, yang tiada pernah terjadi pada masa-masa silam maupun sekarang bahkan yang akan dating. Suatu peristiwa agung yang membuat semua mata dunia tercengang keheranan, baik lawan maupun kawan. Yaitu suat peristiwa dimana Rasul mulia berada disisi para shahabat yang agung mengayomi seluruh kehidupan ummat manusia, sehinga terwujudlah apa yang dinamakan :

"بلداة طيبة وراب غفورا"


Tiada lagi yang dinamakan ketakutan maupun kecemasan berada di benak Manusia. Yaaa… Itulah Islam.. itulah ISLAAAMM…!!!! Itulah ISLAM pada masa yang silam…!!!

Lalu…apakah kita bisa merasakanya sekarang..??? oh.. sungguh malang nasib ummat ini, kini tiada lagi kita merasakanya.. lalu kemanakah itu semua..??? . . .

Appaaa yang membuat semua hilang tanpa bekas..??




Ikhwanku sekalian..

Setelah sekian lama orang-orang KAFIR berada dibawah kepemimpinan Hukum Allah, mereka merasa tidak Ridho dan tidak rela, mereka iri pada ummat Islam yang menguasai urusan dalam segala aspek kehidupan manusia, di dunia maupun di akhirat, sehingga mereka selalu mencari-cari kelemahan-kelemahan kita, untuk menggulingkan kekhilafahan dan keemimpinan Islam. Walapun itu membawa pengorbanan yang tidak sedikit, karena ketahuilah bahwasanya Allah ‘Azza Wa Jala telah berfirman :

Sekali-kali orang yahudi dan Nashrani tak akan rela terhadap keislaman kalian sehingga mereka mampu memurtadkan kalian/mengikuti Millah Mereka. (Al-Baqarah :120)

Ayat diatas seharusnya sudah cukup menjadikan rambu-rambu bagi kita akan bahaya musuh yang awas, mengintai dan mengincar bahkan bisa menjatuhkan kita disaat kita lemah serta bisa menggulingkan kepemimpinan kita.

Dan Sekarang…!! Kita Lihat..LIHAT..!! MEREKA SUDAH MEMBUKTIKAN IDENTITAS MEREKA..MEREKA JELAS MENYATAKAN PERMUSUHAN TERHADAP ISLAM..MEREKA MEMBANTAI SAUDARA-SAUDARA KITA..MENGUSIR KITA BAHKAN MENYESATKAN SAUDARA-SAUDARA KITA DARI PEHAMAHAMAN DIEN YANG MULIA INI…!!!!

Itu semua telah mereka laksanakan setelah mereka melumpuhkan dan mengebiri kita, sehingga kita terpedaya dan tak berdaya untuk mengahadapi mereka.


Yaa Ikhwanukum fiddien…


Itulah dia yang dinamakan : غزوالفكر , itulah PERANG URAT SYARAF yang dibuat oleh Kaum KAFIR dan MUNAFIQ. MEREKA MENCUCI OTAK-OTAK KAUM MUSLIMIN dari fitrohnya, MEREKA CUCI OTAK KAUM MUSLIMIN dengan KEKUFURAN dan KEMUSYIRKAN..


Inilah cara yang sangat berpengaruh pada Generasi Muslimin, Mereka MENYERANG lewat BANGKU-BANGKU PENDIDIKAN, mereka MENYERANG kita melalui MEDIA-MEDIA INFORMASI, lewat tempat-tempat HIBURAN, gedung-gedung BIOSKOP, gambar-gambar SERONOK yang mereka tampilkan. Dan banyak yang lainya yang mereka CEKOKI pemahaman-pemahaman KOTOR mereka.. Naudzubillah tsumma Naudzubillah……..


Wahai Ikhwanku sekalian..


Itulah Nasib kita saat ini, beeraada diBAWAH BAYANG-BAYANG Ketakutan dan kecemasan bantaian dan sikap-sikap ORANG KAFIR yang SEPERTI BINATANG…!!


Untuk itu wahai Ikhwan-ikhwanku sekalian . . . .

Mari kita singsingkan lengan baju kita !! Mari kita MAJU dan BANGKIT..!!
JANGAN SINGSINGKAN CELANA KALIAN, Mari kita terus BERJUANG.. JANGAN kalian besarkan Hawa Nafsu kalian, JANGAN KALIAN kalian terkena Penyakit Al-WAHN Cinta Dunia dan Takut Mati ….


Ikhwanku Seaqidah dan Seperjuangan…

Kiranya cukup sekian yang kami sampaikan, apabila ada kekrangan kami memohon maaf karena Al-Haq hanya dating dari Allah ‘Azza Wa Jala dan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wasalam..


الحق من ربك فلا تكونن من الممترين
والسلام عليكم ورحمةالله وبر كا ته

Sunday, March 13, 2011

p3laJaR s3kaRaNg

Bila cgu tiada dlm klas : "sume bising !"
Bila cgu panggil : "baru tao nk senyap !"
Bila kena hadiri kokurikulum : "mlz laa pulak nk pegi !"
Bila waktu rehat : "hoorraaayyy !!!"
Bila dapat omwprk dari cgu : "banyak nye !"
Bila tengah cari idea untuk wat krgn : "idea , plez come too me !"
Bila omwork yang cgu bagi susah nak buat : "cegu nie , bg omwork yg susa2 !"
Bila otak jam... : "rilex jap . tenangkan fikiran ! "
Bila mber banyak songeh dan berlagak pandai : "berlagak nk mampos !"
Bila mber tukar fikiran saat akhir : "banyak cengkadak btol laa !"
Bila cgu suruh stdy lebih masa : "adoi , study agy !"
Cgu suruh datang skola waktu cuti ada tuisyen 'urgent' : "asyik tuisyen jep!blaja kt uma je la !"
Bila dah terbuat silap pada omwork yang cgu bagi : "alamak , tersalah uad laa pulek !"
Bila omwork disiapkan dengan jayanya :"yeay ! omwork ciap ! bgge ckit !"
Bila omwork gagal : "lantak ah ! ade aq kesah !"
Bila dapat CUTI : "HAPPENING!!!"

ibu bohong pade ku !

Memang sukar untuk org lain percaya, tapi itulah yang berlaku, ibu saya memang seorang pembohong!

Sepanjang ingatan saya, sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya.

Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk menjadi renungan dan panduan anda semua.

Ambillah iktibar daripadanya dan hayatilah sebaiknya kerana itulah ibuku!

01.PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA - Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga yang miskin.

Makan minum serba kekurangan. Kami sering kelaparan.

Ada kalanya selama beberapa hari kami terpaksa makan berlaukkan seekor ikan masin dikongsi 1 keluarga.

Sebagai anak yang masih kecil, saya sering saja merungut. Saya menangis mahukan nasi dan lauk yang banyak. Tapi mak cepat memujuk.

Ketika makan, mak sering memberikan bahagian nasinya untuk saya.

Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, mak berkata: "Makanlah nak, mak tak lapar.".

02.PEMBOHONGAN IBU YANG KEDUA - Ketika saya mulai besar, mak yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di tali air berhampiran rumah.

Mak berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk pembesaran kami adik-beradik.

Pulang memancing, mak memasak gulai ikan yang segar dan mengundang selera.

Sewaktu saya memakan gulai ikan itu, mak duduk di samping kami dan memakan sisa daging ikan yang menempel di tulang daripada bekas sisa ikan yang saya makan tadi.

Saya sedih melihat mak seperti itu.

Hati saya tersentuh, lalu dengan menggunakan sudu, saya memberikan ikan itu kepada mak. Tetapi mak dengan cepat menolaknya. Mak berkata: "Makanlah nak, mak tak suka makan ikan."

03.PEMBOHONGAN IBU YANG KETIGA - Di usia awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Mak pergi ke kedai dengan membawa sejumlah penyapu lidi dan kuih-muih untuk menyara persekolahan saya, abang dan kakak.

Suatu dinihari, lebih kurang 1.30 pagi, saya terjaga dari tidur.

Saya melihat mak sedang membuat kuih bertemankan sebuah pelita di hadapannya. Beberapa kali saya lihat kepala mak terhangguk kerana terlalu mengantuk.

Saya berkata: "Mak, tidurlah, esok pagi mak kena pergi kebun pula." Mak tersenyum dan berkata: "Cepatlah tidur nak, mak belum mengantuk lagi."

04.PEMBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT - Di hujung musim persekolahan, mak meminta cuti kerja supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk menduduki peperiksaan penting.

Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai menyinari, mak terus sabar menunggu saya di luar dewan.

Mak sering kali saja tersenyum dan mulutnya terkumat-kamit berdoa kepada Ilahi agar saya lulus ujian peperiksaan ini dengan cemerlang.

Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, mak dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya.

Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang mak yang jauh lebih kental.

Melihat tubuh mak yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu untuk mak dan menyuruhnya minum.

Tapi mak cepat-cepat menolaknya dan berkata: "Minumlah nak, mak tak haus."

05.PEMBOHONGAN IBU YANG KELIMA - Setelah pemergian ayah kerana sakit, iaitu selepas adik saya baru beberapa bulan dilahirkan, maklah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga.

Mak bekerja mengambil upah di kebun, membuat penyapu lidi dan berjual kuih-muih agar kami tidak kelaparan.

Tapi apalah sangat kudrat seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah.

Melihat keadaan keluarga yang semakin parah, seorang pakcik yang baik hati dan tinggal berjiran dengan kami, datang membantu mak.

Anehnya, mak menolak bantuan itu.

Jiran-jiran sering menasihati mak supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang akan menjaga mak dan mencarikan wang untuk kami sekeluarga.

Tetapi mak yang memang keras hatinya tidak mengendahkan nasihat mereka.

Mak berkata: "Saya tidak perlukan cinta, saya tidak perlukan lelaki."

06.PEMBOHONGAN IBU YANG KEENAM - Setelah kakak dan abang habis belajar dan mulai bekerja, mak sudah pun tua.

Kakak dan abang menyuruh mak supaya berehat saja di rumah. Tidak payahlah lagi bersusah payah dan bersengkang mata untuk mencari duit, tetapi mak tidak mahu.

Mak rela pergi pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi kekperluan hidupnya.

Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar sering mengirimkan wang untuk membantu memenuhi keperluan mak, pun begitu mak tetap berkeras tidak mahu menerima wang tersebut.

Malahan mak mengirim balik wang itu, dan mak berkata: "Jangan susah-susah, mak ada duit."

07.PEMBOHONGAN IBU YANG KETUJUH - Setelah tamat pengajian di universiti, saya melanjutkan pelajaran ke peringkat sarjana di luar negara.

Pengajian saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah syarikat besar.

Sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan syarikat yang telah membiayai pengajian saya, juga di luar negara.

Dengan gaji yang agak lumayan, saya berhajat membawa mak untuk menikmati penghujung hidupnya di luar negara.

Pada pandangan saya, mak sudah puas bersusah payah untuk kami.

Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, eloklah kalau hari-hari tuanya ini mak habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula.

Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya.

Mak tidak mahu menyusahkan anaknya ini dengan berkata: "Tak payahlah, mak tak biasa tinggal di negara orang."

08.PEMBOHONGAN IBU YANG KELAPAN - Beberapa tahun berlalu, mak semakin tua. Suatu malam saya menerima berita mak diserang penyakit kanser.

Mak mesti dibedah secepat mungkin. Saya menjenguk ibunda tercinta.

Saya melihat mak terbaring lemah di katil hospital setelah menjalani pembedahan.

Mak yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan.

Mak menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku kerana terpakas menahan sakit yang menjalari setiap inci tubuhnya.

Saya dapat melihat dengan jelas betapa penyakit itu telah memamah tubuh ibu sehingga mak menjadi terlalu lemah dan kurus.

Saya menatap wajah mak sambil berlinangan air mata.

Saya cium tangan mak, kemudian saya kucup pula pipi dan dahinya.

Di saat itu hati saya terlalu pedih, sakit sekali melihat mak dalam keadaan seperti ini.


Tetapi mak tetap tersenyum dan berkata-kata: "Jangan menangis nak, mak tak sakit."

Setelah mengucapkan pembohongan yang kelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya untuk kali terakhir kali.

Anda bertuah kerana masih mempunyai ibu dan ayah. Anda boleh memeluk dan menciumnya.

Kalau ibu anda jauh dari mata, anda boleh menelefonnya sekarang, dan berkata: MAK, SAYA SAYANGKAN MAK!

Tapi tidak saya. Sehingga kini saya diburu rasa bersalah yang amat sangat kerana biarpun mengasihi mak lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga mak, sampailah saat mak menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Mak, maafkan saya. SAYA SAYANGKAN MAK...!!!

Mak...
Terlalu bosan rasanya duduk membilang hari...
Dah hampir sepuluh bulan mak pergi
Rasanya baru semalam mak peluk kiter kan sejuk syahdu masih terasa lagi nih...

Mak tau tak...
itu lah pertama kali mak peluk anak mak yang nakal ni sejak kiter dewasa...
dan itu juga terakhir kalinya
Emmmm...rupanya mak dah tau mak nak pergi jauh...
nak tinggal kan anak-anak mak... nak tinggal kan dunia fana ni...

Mak macam dah sedia...
Seminggu sebelum tu...
Mak dah menganyam tikar mengkuang 3 helai...
Akak kata sampai ke pagi mak anyam tikar tuu...
Tanpa rasa mengantuk, tanpa rasa letih...
Kakak pun rasa hairan...
Mak tak penah buat gitu...

Pastu mak pasang radio kecil di sebelah mak...
Tapi mak seolah-olah tak sedar bahawa rancangan radio tu siaran siam ...
Kengkadang siaran indonesia ...
Mak terus tekun menganyam...
Rupanya tikar yang telah mak siapkan tu di gunakan untuk mengiringi mak ke kuburan...

Pastu mak sapu sampah sekeliling rumah bersih-bersih...
Pastu mak jemur karpet-karpet. ..
Pastu mak ubahkan sofa ke tempat lain..
Mak biarkan ruang tu kosong..
Rupanya kat situ jenazah mak diletakkan...

Paling menarik sekali mak bagitau kat maner sume duit dan barang kemas mak..
Ada kat dalam almari...
Ada kat dalam dalam beg...
Ada dalam ASB...
Ada kat dalam Tabung Haji..
Mak cakap tak berapa cukup lagi...
Ada kat dalam gulung tikar...

Masa tu mak perasan takk..??
Kiter gelak sakan bila mak bagitau duit dalam gulung tikar...
Kiter kata mak ni memang pesenn lama laaa...
Mak cuma gelak jer...
Eeemmm..bahagiaa nya saat ituu...

Mak... Hari tu hari sabtu 18 Ogos 1999 pukul 3 petang mak tiba-tiba sakit perut...
Bila malam tu kiter sampai dari KL...
Mak dah dalam kesakitan.
Akak dan abang kat kampong semua dah pujuk...
Mak tetap takmau pi hospital...
Dan cuma tinggal giliran kiter sahaja yang belum pujuk..
Mak kata mak takmau duduk dalam hospital...
Tapi kiter berkeras juga pujuk..
Nanti di hospital ada doktor...
Ada ubat untuk mak..
Kat rumah kami hanya mampu sapu minyak dan urut jer...

Mak tetap tak bersetuju...
Mak memang degil..
Tak salah, anak mak yang ni pon mengikut perangai mak tu..
Tapi akhirnya bila melihat keadaan mak makin teruk...
Mak sakit perut sampai nak sentuh perut mak pon sakit
Kami adik beradik sepakat hantar juga mak ke hospital...

Mak...
Ampunkan kami semua...
Kami nak mak sehat...
Kami sayang mak...
Kami tak mau mak sakit...
Kami terpaksa juga hantar mak ke hospital...
Ampunkan kami yer mak...

Mak... Malam itu abang bawa mak ke hospital
Dan itu lah pertama dan terakhir kali mak naik kereta kiter...
Masih terbayang betapa ceria dan gembiranya mak
Kiter kata nak beli kereta...
Mak asyik tanya ajer..
Cukup ker duit..
Kiter jawab pula...
Kalau tak cukup, mak kan banyak duit...
Mak gelak ajerr...

Lepas tu bila kereta kiter sampai...
Mak buat kenduri kesyukuran...
Dan kiter masih ingat lagi...
Bila kiter eksiden terlanggar Ah-Chong naik motor...
Punya la kiter takut...
Kiter warning kakak kiter jangan sesekali bgtau kat mak...
Bila balik sahaja kampong...
Kiter cepat-cepat simpan keta dalam garaj...
Tapi mak perasan juga bumper depan kemek...
Mak tanya kenapa...?
Selamba jerr kiter jawab terlangar pokok bunga...

Mak...
Tujuan kiter menipu tu supaya mak tak risau...
Maafkan kiter kerana sampai mak pergi mak tak tau hal sebenar...
Mak, kiter menipu mak kan ...
Ampon kan kiter...

Mak...
Jam 4.30 pa gi 19 Ogos 2006
Bila tiba aja kat hospital...
Nurse tengah balut mak dengan kain putih...
Mak mesti nampak kiter jatuh terduduk di lantai hospital...
Mesti mak nampak abang cium dahi mak...
Mesti mak nampak akak baca doa untuk mak...
Mesti mak nampak adik terduduk kat kerusi kat sudut itu...
Mesti mak nampak semua tu kann... kann... kannn...

Mak tau tak...
Pagi tu balik dari hospital jam 5.20 pagi kiter mamandu dalam keadaan separuh sedar...
Adik kat sebelah diam melayan perasann...
Kenangan bersama mak berputar dalam kepala ini...
Jalan di depan terasa makin kelam...
Airmata dah tak mampu di tahan...
Masa tu seandainya apa-apa terjadi di jalan itu kiter rela...
Namun alhamdulillah akhirnya kiter sampai juga...
Di sebab kan pagi masih awal, jadi jalan tu lenggang..
Kosong...sekosong hati ini...
Sepanjang perjalanan terasa kedinginan subuh itu lain benar suasananya...
Terasa syahdu dan sayu...dinginnnn...

Mak...
Kiter masih ingat lagi...
Kiter baca AlQuran kat tepi mak temankan mak...
Jam 11.00 pagi mak di mandi kan ...
Anak2 mak yang pangku masa mak mandi...
Mak mesti rasa betapa lembut nya kami mengosok seluruh tubuh mak...
Kiter gosok kaki mak perlahan lahan...
Mak perasan tak...?

Makcik yang mandikan mak tu pujuk kiter...
Dia kata... "dikk...jangan nangis... kalau sayang mak jangan buat gitu... jangan nangis ya.."
Bila makcik tu kata gitu...
Lagi laaaa... laju airmata ni..
Tapi kiter kawal supaya tak menitik atas mak...

Mak...
Sampai takat ini surat ni kiter tulis...
kiter nangis ni...
Ni kat dlm bilik...baru pukul 4.00 pagi...
Takder orang yang bangun lagi...
Kiter dengar nasyid tajuk "anak soleh" kiter sedih...
Kiter rindu kat mak..!
Takpa la...
Nanti bila kita selesai sembanyang subuh,
Kiter baca yassin untuk mak...
Mak tunggu ya..!

Mak..
Sebelum muka mak di tutup buat selamanya...
Semua anak-anak mak mengelilingi mak...
Menatap wajah mak buat kali terakhir...
Semua orang kata mak seolah-olah senyum aja...
Mak rasa tak...
Masa tu kiter sentuh dahi mak...
Kiter rasa sejukkkk sangat dahi makk...
Kiter tak mampu nak cium mak...
Kiter tak daya...
Kiter tuliskan kalimah tauhid kat dahi mak dengan air mawar...
Airmata kiter tak boleh tahan...
Mak mesti ingat kan yang anak mak ni jadi imam solat jenazah untuk mak...
Tapi kite suruh tok imam bacakan doa sebab kite sebak...

Jam 12 tengahari mak diusung keluar dari rumah...
Akak pula dah terkulai dlm pelukan makcik...
Badan akak terasa panas...
Makk...
Anak mak yang seorang tu demam...

Mak tauu...
Cuma akak sorang saja anak mak yang tak mengiringi mak ke tanah perkuburan.. .

Mak... Hari-hari ku lalui tanpa kewujudan mak lagi...
Begitu terasa kehilangan mak...
Boleh kata setiap malam selepas maghrib anak mak ini berendam airmata...
Dan sampai satu tahap...
Masa tu malam jumaat selepas maghrib...
Selepas kiter baca yassin ngan kawan-kawan...
Entah kenapa biler kat bilik kiter keluarkan gambar-gambar mak pastu apa lagi...
Semakin kiter tenung terasa semakin sayu...
Tangisan tak dapat dibendung...

Mak tauu...
Kiter cuba bertahan...
Memujuk diri sendiri tapi tak juga reda...
Kiter rasa nak telefon mak...
Nak cakap dengan mak...
Anak mak yang ni dah tak betul kan ...????
Dan akhirnya dalam sedu sedan itu kiter telefon kampong...
Kiter cakap dengan kakak..kiter nangis lagi...
Puas la kakak memujuk kiter...
Akak kata... "tak baik laa nangis aje.. doa lah untuk mak.."
Dan akhirnya akak juga nangis...

Mak tau tak..
Di saat itu kerinduan terasa menusuk sehingga ke hulu hati...
Rasa nyilu sangat...
Menusuk-nusuk sehingga terasa begitu sakit dalam dada ni...
Sampai sekarang bila kerinduan itu menjelma...
Hanya sedekah al-fatihah kiter berikan...

Mak...
Cukup la sampai sini dulu...
Kawan kiter dah ketuk pintu bilik tu...
Kejap lagi kami nak pergi solat subuh kat masjid...
Selalunya, kiter yang bawak mak naik motor kan ...
Kali ni kiter jalan kaki dengan kawan pulak...
Esok kiter ingat nak tulis surat kat ayah pula...
Mula-mula kiter tak tau nak hantar mana surat nih...
Pastu kawan kiter bgtau...
Simpan je buat kenangan..
Kiter cuma tau alamat ni aje...
Takper yer mak...k
Kiter kasi orang lain baca...
Kiter stop dulu...
sebab kawan kiter dah lama tunggu tu...
akhir kata untuk mak
I LOVE YOU SO MUCH
Dan jutaan terima kasih kerana membesarkan kiter...
Memberi seluruh kasih sayang dari kecil sampai masuk sekolah..
Sampai masuk universiti..
Sampai kiter boleh rase naik kapal terbang...
Boleh rasa duduk kat negara orang... sampai akhir hayat ini jasa mak tak akan mampu kiter balas..

Sekian terima kasih,
Yang Benar Anak mak yang dah tak degil

adakah ini cinta ?

Mungkin ramai antara kita pernah bercinta, merasai asyiknya cinta itu dan tenggelam di dalam kemabukannya. Malah Syed Qutb, Abu talhah serta Hasan Al-Basri pernah menyintai seorang perempuan sebelum pernikahan mereka. Selain dari itu, Khadijah r.a juga mempunyai rasa suka kepada Rasulullah sebelum peminangan beliau pada baginda.

Dan sungguh cinta itu tidak pernah salah. Malah ia memberi cahaya kehidupan dan harapan yang melestarikan nafas yang panjang pada dunia yang mencabar ini.

Namun diri kita tahu akan kelemahan diri kita. Kita tahu di mana tempatnya kita bakal jatuh, jika kita kurang berhati-hati.

Seperti itu jugalah kebanyakan wanita, kita amat mudah menyintai dan menyayangi manusia lainnya. Hati kita dipenuhi cinta dan sayang. Terkadang mampu dikawal, terkadang mencengkam dan memakan diri kita sendiri.

Dan kita tahu di situlah kelemahan kita. Apabila diberikan kepada yang belum haq, kita akan tenggelam dalam keasyikan yang merudum jiwanya. Cinta yang ditakuti takkan sampai ke penghujungnya. Cinta yang mencemari cinta kita kepada Rabb kita. Dan ditakuti kita akan sesat dalam kegelapan akibat cinta yang asyik itu.

Dan kerana itu cinta ini disimpan rapi, hanya untuk dimiliki yang hak dan berhak sahaja. Bukan kerana kita membenci cinta itu. Bukan menolak mereka yang menyintai kita. Tapi kerana kita tahu di mana titik lemah kita. Dan cinta itu kita simpan sekedapnya, agar siapa sahaja yang kita berikan cinta itu, biarlah cinta itu hanyalah kerana Allah semata-mata.

'saya takut kalau saya menyayangi seseorang, orang itu akan lebih menyayangi saya dari saya menyayangi dia. dan itu pernah berlaku pada saya.'

Padaku ucapan itu mungkin bernada agak perasan, namun aku tahu dari lubuk hatinya, itu merupakan ucapan yang tulus.

'tapi saya isteri awak, tentu saya perlu sayang pada awak.'

'betul, tapi saya takut awak akan rasa kecewa di kemudian hari, jika apa2 yang berlaku pada kita.'

Suara hati nakalku berkata, 'takpe, saya akan jadikan awak sayang saya lebih dari saya sayang awak, baru awak tahu!'

Namun aku menjawab, 'tak apa, bukankah kita ada Allah. Apapun yang berlaku dalam hidup kita, kita ada Dia untuk kita mengadu akan keadaan itu.'

Ketika aku menyalami tangannya, aku tenang melihat dirinya pergi. Namun fikiranku tetap memikirkan akan dirinya yang aku temui cuma acap kali sahaja dalam masa beberapa minggu.

Dan ketika aku pulang ke bandar beku dan sejuk ini, aku teringat suasana hiruk pikuk dan siren ambulans yang berkumandang setiap 10 minit di kota London. Asap dan enjin kereta yang mampat mungkin menjadikan udara di bandar kosmopolitan itu berhawa tinggi dan sering mengundang peluh di bajuku.

Sudah tentu kenangan bersama dia takkan dapat aku lupakan.

Setiap kali kembali setelah bertemu dengannya pasti aku akan teringatkan perbualan-perbualan yang kami lalui bersama. Pertama kali dalam hidupku, aku begitu dekat dengan jiwa seorang lelaki bergelar suamiku.

Dan aku tahu di saat itu, aku telah mula menyintai dirinya. Mahu membantu dirinya sepanjang hidupku. Mahu menjadi sayap pejuangnya walaupun mungkin aku dan dia bukanlah pasangan yang sempurna di dunia ini. Banyak ujian melanda. Dan sungguh setiap kisah-kisah pasangan baru berkahwin adalah berbeza sekali. Namun di sebalik ujian itu, ada kemanisan setiap kali cabaran itu dapat dilepasi.

Adakah dapat aku sembunyikan rahsia hati ini, menjadikan dia lebih menyintai diriku dari diriku menyintainya?

Namun tentu bukan itu matlamatku dalam perkahwinan ini. Perkahwinan ini adalah ibadah. Cintaku padanya adalah suatu ibadah. Aku menyintainya kerana Allah dan aku berasa amat tenang dengan cinta itu. Cinta yang menjadikan aku sentiasa berhubung dengan Allah di saat susah dan senang menghadapi bahtera rumah tangga ini.

Satu anggapan yang salah, seorang ukht berkahwin dengan seorang akh untuk mendapatkan kekuatan dari pasangannya. Ya, sebahagiannya betul, namun hakikatnya, ujian kehidupan pasti melanda setiap seorang dari kita. Kerana itu, peribadi kita sendiri perlu kuat. Hubungan kita dengan Allah perlu amat mantap.Terkadang pasangan kitalah yang perlu dibantu, bukan kita yang dibantu.

Tentu dalam berBaitul Muslim sendiri ada pasang surutnya. Namun yang menyatukan dua hati manusia yang asing ini adalah Allah. Apabila keduanya kembali semula pada Allah dan meminta petunjuk dariNya.

Dahulu aku takut tenggelam dengan cinta. Cinta sesama akhawat sendiri menyebabkan air mataku kering kerana banjirannya. Namun ketika akad tertahkik, cinta yang kurasai ini, ibarat hujan yang turun secara tenang dan damai, membasahi tanah sahara yang kekontangan. Menyimbahi tumbuhan yang kekeringan. Ia memberi sinar di pagi hari, menyuluh kegelapan di waktu malam.

Dan aku tidak katakan cintaku pada dakwah, pada Allah, dan pada akhawat berkurang kerana aku menyintai seorang lelaki yang Allah jodohkan buatku. Malah cinta itu bertambah, menolak motivasi dan melimpah ruah. Kerana cinta itu terlalu istimewa. Ia boleh meletakkan jiwa kita di tempat teratas, atau menjadikan kita manusia yang amat hina sekali.

Aku tidak mengatakan cinta itu salah sebelum perkahwinan. Cuma kelemahan aku sendiri, aku pasti, jika cinta itu sebelum terjadinya akad, pasti aku akan menjadi manusia yang hina di sisi Allah. Kerana aku tahu, ketika pintu hatiku terbuka untuk sebuah cinta, limpahannya akan mengairi seluruh lautan yang wujud di muka bumi ini.

Tentu pernah kita dengar, sesorang wanita sanggup membuat apa sahaja kerana cinta, menyerahkan tubuh, menjual harta, hanya kerana seorang lelaki yang belum menjadi miliknya.

Dan indahnya cinta itu apabila ianya diberikan buat yang hak. Kerana ia sentiasa diiringi doa dan barakah. Tentu banyak rahsia Allah yang tidak kita ketahui dalam hidup ini. tentu akhir perjalanan kita takkan kita ketahui akhirnya. Namun kita sentiasa perlu positif, meraih yang terbaik dalam hidup kita, dan memaknai setiap kenikmatan dan kebahagiaan yang Allah rezekikan untuk kita.

Alangkah indahnya bila segalanya kerana Allah. Bercinta pun dapat pahala!

"Mahukah kamu aku beritahu dari hal sebaik-baik barang yang perlu disimpan oleh seorang lelaki?" Iaitu isteri yang solehah. Jika suami melihat kepadanya dia akan gembira , jika suaminya menyuruh sesuatu dia akan taati dan jika suami tiada di rumah dia akan menjaga harta suaminya dan memelihara kehormatan dirinya." - (HR:Ibnu Majah)

Rasulullah bersabda lagi:

"Jika diizinkan seorang manusia sujud kepada manusia, tentu aku akan suruh wanita-wanita sujud kepada suaminya lantaran begitu besar Allah jadikan hak lelaki keatas wanita."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...